Pendampingan Pengembangan Wisata Halal pada Wisata Danau Rayo Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit
Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan pengembangan wisata halal di Wisata Danau Rayo, Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman masyarakat dan pengelola terkait konsep wisata halal dan sertifikasi halal, kurang optimalnya penggunaan media sosial untuk kegiatan promosi, serta belum memadainya fasilitas pendukung wisata halal. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata halal, membantu proses penyelesaian sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, mengembangkan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi, dan mendukung peningkatan fasilitas wisata. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang terdiri atas tahap Discovery, Dream, Design, Destiny, dan Reflection dengan melibatkan POKDARWIS, pelaku UMKM, pemerintah desa, serta Kementerian Agama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai wisata dan sertifikasi halal, terselesaikannya penerbitan sertifikat halal UMKM, peningkatan pemanfaatan media sosial untuk promosi, serta perbaikan fasilitas ibadah dan kebersihan lingkungan wisata. Hasil tersebut menjadi dasar bagi keberlanjutan program, di mana pengelola wisata dan POKDARWIS diharapkan mempertahankan pengelolaan fasilitas ibadah, kebersihan, dan promosi secara konsisten, sedangkan pelaku UMKM dapat mempertahankan sertifikasi halal yang telah diperoleh. Pemerintah desa dan Kementerian Agama diharapkan terus memberikan pendampingan dan pemantauan secara berkala agar pengembangan wisata halal di Danau Rayo dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Downloads
References
Amalia, R., Kartono, D. T., Wibowo, A., & Syiam, N. (2024). Development of halal tourism to improve the community economy in the halal tourism village of Setanggor. Ijtimā’iyya: Journal of Muslim Society Research, 9(1).
Fatin, A. D., Tamrin, M. H., Arieffiani, D., & Wahyudi, A. (2024). Community empowerment through asset-based tourism development: A case study of Romokalisari Adventure Land, Surabaya. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 12(2).
Huda, N., Rini, N., Muslikh, M., Hidayat, S., Takidah, E., Sari, D. P., & Husniyah, A. (2022). Strategic model for halal tourism development in Indonesia: A preliminary research. Indonesian Journal of Halal Research, 4(2).
Jauhari, S., Zakaria, M., Amrulloh, M. K. Z., Wijayanto, M. D., Nafi, A., & Hakim, A. (2025). Community empowerment in the development of halal tourism in religious destinations of Syaikh Wasil Setono Gedong Kediri. TAAWUN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2).
Nuruddin, N., Hadiyanto, A., Romdani, R., Syarfuni, S., Failasuf, C., & Sarip, M. (2024). Pengembangan wisata halal Indonesia berbasis budaya di Timur Tengah. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(6), 13092–13097.
Rachmiatie, A., Setiawan, F., Yuningsih, A., & Suja’i, I. S. (2023). Halal tourism village potential through Asset Based Community Development. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 7(1).
Rahmawati, A., Peachilia, I. P. P., Hanifah, D. S., & Humaedi, S. (2024). Potensi implementasi pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Kampung Wisata Cigadung. Pekerjaan Sosial, 23(1).
Satriana, E. D., & Faridah, H. D. (2018). Halal tourism: Development, chance and challenge. Journal of Halal Product and Research, 1(2), 32–43.
Setiyani, W., & Nurhairunnisa. (2023). Sharia business: Halal tourism-based community empowerment. International Journal of Halal Research, 5(2), 89–99.
Samori, Z., Salleh, N. Z. M., & Khalid, M. M. (2016). Current trends on halal tourism: Cases on selected Asian countries. Tourism Management Perspectives, 19, 131–136.
Copyright (c) 2026 Farhan Zaldi, Desi Asnaini, Khozin Zaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







