Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio
<p>Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi adalah jurnal pengabdian pada masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Mopolayio yang dalam bahasa Gorontalo memiliki arti tolong menolong dan gotong royong, dengan harapan akademisi kampus dan masyarakat saling tolong menolong, bahu membahu dalam membangun bangsa.</p>Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontaloen-USMopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi2808-8883Pelaporan Keuangan Koperasi Merah Putih Berbasis Aplikasi KOPEKSI
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/147
<p style="text-align: justify;"><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pengurus Koperasi Merah Putih Desa Pentadio Barat dalam menyusun laporan keuangan yang sistematis, transparan, dan akuntabel melalui penggunaan Aplikasi KOPEKSI. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut keberlanjutan. Mitra menghadapi beberapa kendala, antara lain pencatatan yang masih manual, dokumentasi laporan keuangan yang belum tertata, serta keterbatasan pemahaman pengurus mengenai pembukuan koperasi. Pelatihan diarahkan pada penguatan konsep dasar akuntansi koperasi, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi. Pendampingan difokuskan pada penyusunan laporan laba rugi, perubahan ekuitas, posisi keuangan, dan arus kas secara terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengurus dalam pembukuan serta pelaporan keuangan. Penggunaan KOPEKSI juga mendorong peralihan dari sistem manual menuju pelaporan yang lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mendukung tata kelola keuangan koperasi desa secara berkelanjutan.</em></p>Muliyani MahmudHartati Tuli
Copyright (c) 2026 Muliyani Mahmud, Hartati Tuli
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015313815310.37479/mopolayio.v5i3.147Penguatan UMKM melalui Pengembangan Produk dan Strategi Pemasaran Pempek dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/163
<p style="text-align: justify;"><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tunggulo tentang inovasi produk dan strategi pemasaran berbasis potensi perikanan lokal. Kebaruan kegiatan terletak pada pengenalan pempek ikan tenggiri dengan penambahan kentang sebagai upaya diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan diskusi interaktif mengenai pengolahan produk, kualitas bahan baku, dan pemasaran online maupun offline. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan ikan tenggiri sebagai produk bernilai ekonomi, pentingnya inovasi produk, serta strategi pemasaran untuk pengembangan usaha. Kegiatan ini mengindikasikan bahwa penguatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dapat mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Implikasinya, program serupa dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa berbasis sumber daya perikanan.</em></p>Hapsawati Taan
Copyright (c) 2026 Hapsawati Taan, Adenia Safira, Nurul Aliyah Abdullah, Vinsi Mawar Sakila, Nadiyanawaty Thalib, Aliyanti Lihawa, Moh. Sharul Kani, Suci Fadhila Iman Djafar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015315416610.37479/mopolayio.v5i3.163Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Produk Garam Infused Berbasis Sumber Daya Lokal
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/145
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya inovasi produk berbasis sumber daya lokal di Desa Bunggalo, sehingga nilai ekonomi dan daya tarik wisatanya belum optimal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk garam infused yang kreatif, inovatif, dan bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bunggalo dengan sasaran ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro setempat, menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan melalui tiga tahapan: sosialisasi pengenalan produk, sosialisasi alat dan bahan, serta praktik langsung pembuatan garam infused secara partisipatif. Untuk mengukur tingkat penerimaan masyarakat, dilakukan penyebaran kuesioner kepada 15 responden berusia 27–70 tahun. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa seluruh aspek penilaian — tampilan dan kemasan produk (mean 4,60), aroma dan kualitas garam (mean 4,67), keunikan dan inovasi produk (mean 4,73), serta minat dan harga produk (mean 4,60) — berada pada kategori puas hingga sangat puas. Kegiatan ini juga mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi bahan lokal dan terbentuknya kerja sama antar peserta untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Produk garam infused dinilai berpotensi menjadi oleh-oleh khas Desa Bunggalo sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat.</em></p>Dewi Indrayani HaminAminarti DaudFransiska Cecilia DjabarNur'ain Ramadani Mootalu
Copyright (c) 2026 Dewi Indrayani Hamin, Aminarti Daud, Fransiska Cecilia Djabar, Nur’Ain Ramadani Mootalu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015316717610.37479/mopolayio.v5i3.145Pengembangan Produk Bibit Teratai Berbasis Potensi Lokal dan SWOT Analisis Usaha dalam Mendukung Kemandirian Desa
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/157
<p style="text-align: justify;"><em>Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung terwujudnya desa mandiri. Desa Teratai memiliki potensi lokal berupa tanaman teratai yang sedang dikembangkan menjadi produk bubuk kopi dan makanan pendamping program pencegahan stunting. Namun, masyarakat masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk lokal serta rendahnya pemanfaatan potensi desa secara optimal. Kondisi ini menjadi urgensi pelaksanaan kegiatan pengabdian guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal sebagai upaya mendukung peningkatan ekonomi dan kemandirian desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengolahan bibit teratai menjadi produk bernilai tambah melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan, perencanaan program, implementasi, dan refleksi serta melakukan SWOT Analisis usaha. Program dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pengolahan bibit teratai menjadi bubuk kopi dan makanan pendamping pencegahan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bibit teratai menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung dan mulai memahami pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam mendukung pembangunan desa mandiri. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan produk unggulan desa serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.</em></p>Ayu Rakhma WuryandiniTri Handayani AmaliahSiti Pratiwi HusainLukman Pakaya
Copyright (c) 2026 Ayu Rakhma Wuryandini, Tri Handayani Amaliah, Siti Pratiwi Husain, Lukman Pakaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015317719210.37479/mopolayio.v5i3.157Pelatihan Akuntansi Berbasis SIAPIK untuk Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/161
<p style="text-align: justify;"><em>Pengelolaan keuangan koperasi desa masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman akuntansi dan penggunaan sistem pencatatan keuangan berbasis digital. Permasalahan tersebut juga dialami oleh pengurus Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam pengelolaan keuangan melalui pelatihan akuntansi berbasis SIAPIK. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah, simulasi penggunaan aplikasi SIAPIK, dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencatatan transaksi serta penyusunan laporan keuangan berbasis digital. Pelatihan ini dinilai efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan koperasi yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Hasil kegiatan ini juga memberikan implikasi bagi pemerintah desa dan pemangku kebijakan terkait pentingnya program pendampingan dan pelatihan digital secara berkelanjutan guna memperkuat tata kelola keuangan koperasi desa serta mendukung keberlanjutan program Koperasi Merah Putih.</em></p>Zulkifli BokiuMahdalena MahdalenaAmir Lukum
Copyright (c) 2026 Zulkifli Bokiu, Mahdalena Mahdalena, Amir Lukum
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-0153205201410.37479/mopolayio.v5i3.161Pelatihan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi untuk Meningkatkan Kinerja Keuangan pada UMKM Budidaya Kecambah
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/167
<p style="text-align: justify;"><em>Studi ini dilakukan karena masih rendahnya pemahaman usaha kecil dalam pengelolaan keuangan serta belum adanya sistem pencatatan yang sistematis, khususnya pada UMKM budidaya kecambah yang berlokasi di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Tujuan dari kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menerapkan sistem informasi akuntansi guna memperbaiki kualitas pencatatan keuangan serta meningkatkan kinerja keuangan usaha. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyampaian materi, pendampingan pencatatan dan pembukuan, implementasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan yang lebih sistematis, teratur, dan konsisten. Selain itu, penerapan sistem informasi akuntansi juga memberikan dampak positif terhadap pengelolaan usaha, di antaranya memudahkan dalam memantau arus kas, menghitung keuntungan, serta meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas pencatatan keuangan dan kinerja keuangan UMKM Budidaya Kecambah secara lebih efektif dan berkelanjutan. Hasil pengabdian ini memberikan implikasi positif bagi berbagai pemangku kepentingan, yaitu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan, menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam program pemberdayaan usaha, serta menjadi referensi bagi akademisi dalam pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat terkait penerapan sistem informasi akuntansi pada UMKM</em></p>Sindy FebtikaVidya Vitta AdhivinnaHari PurnamaSri WidodoZidni Husnia Fachrunnisa
Copyright (c) 2026 Sindy Febtika, Vidya Vitta Adhivinna, Hari Purnama, Sri Widodo, Zidni Husnia Fachrunnisa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015322323310.37479/mopolayio.v5i3.167Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Excel sebagai Upaya Transparansi dan Akuntabilitas BUMDes Syukuri Nikmat
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/170
<p style="text-align: justify;"><em>BUMDes Syukuri Nikmat memiliki unit usaha ayam petelur yang telah melakukan pencatatan transaksi menggunakan Microsoft Ecxel, namun belum menghasilkan laporan keuangan yang sistematis dan terintegrasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola dalam menyusun laporan keuangan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Pendampingan dilakukan melalui identifikasi transaksi, klasifikasi akun, penjurnalan, dan penginputan data dalam aplikasi PPAK berbasis Microsoft Excel menggunakan data transaksi periode Mei 2025 – Februari 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh transaksi berhasil disusun menjadi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan laporan arus kas yang lebih sistematis dan informatif. Selain itu, pengelola BUMDes mengalami peningkatan pemahaman dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sehingga mendukung pengelolaan usaha yang lebih transparan dan akuntabel.</em></p>Sisna FatmasariSukma AyuIngka Ratu Rizki Baiq RosyidaIndrawan Noviansyah
Copyright (c) 2026 Sukma Ayu, Ingka Ratu Rizki, Sisna Fatmasari, Baiq Rosyida, Indrawan Noviansyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-172026-07-175327428410.37479/mopolayio.v5i3.170Penguatan Akuntansi Manajemen Berbasis Kearifan Lokal untuk Keberlanjutan Usaha pada BUMDes Gemilang
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/159
<p style="text-align: justify;"><em>BUMDes “Gemilang” di Desa Huidu telah berbadan hukum akan tetapi mengalami stagnasi usaha sejak tahun 2017. Pemerintah Desa Huidu, kini telah melakukan penyegaran struktur kepengurusan, sehingga diperlukan pelatihan dan pendampingan untuk memperkuat kapasitas pengurus yang baru. Permasalahan yang dihadapi adalah kapasitas sumber daya manusia yang terbatas dalam memahami prinsip-prinsip akuntansi manajemen, khususnya dalam menentukan harga pokok produk, dan analisis kelayakan produk berbasis budaya lokal untuk mendukung keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian bertujuan melakukan edukasi penguatan akuntansi manajemen berbasis kearifan lokal untuk keberlanjutan usaha. Metode kegiatan partisipatif edukatif, meliputi persiapan, pembekalan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan setelah pelatihan dan pendampingan dilakukan terjadi peningkatan kemampuan peserta rata-rata sebesar 37,6 poin. Artinya, kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta memahami dan menerapkan konsep dasar akuntansi manajemen dalam usaha BUMDes.Implikasi hasil program pengabdian ini memberikan penguatan dalam implementasi akuntansi manajemen untuk keberlanjutan BUMDes</em></p>Tri Handayani AmaliahAyu Rakhma WuryandiniHendra Pratama DanialAmir Lukum
Copyright (c) 2026 Tri Handayani Amaliah, Ayu Rakhma Wuryandini, Hendra Pratama Danial, Amir Lukum
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015319320410.37479/mopolayio.v5i3.159Optimalisasi Pembiayaan Mikro melalui Mini Gathering pada BSI KC Kediri Hassanudin
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/162
<p style="text-align: justify;"><em>Persaingan dalam industri perbankan mendorong Bank Syariah Indonesia KC Kediri Hassanudin untuk mengoptimalkan strategi marketing dalam pembiayaan mikro yang mampu meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap produk perbankan syariah yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya optimalisasi pembiayaan mikro dengan mini gathering sebagai strategi relationship marketing. Kegiatan ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi interaktif, serta dokumentasi sepanjang aktivitas berlangsung. Berdasarkan hasil kegiatan, terlihat adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap produk pembiayaan mikro syariah. Dengan demikian, strategi marketing melalui mini gathering dapat menjadi alternatif pendekatan yang efektif dalam mengoptimalkan pembiayaan mikro syariah.</em></p>Cindy Wakhidatul MaqfirohNing Wijayanti
Copyright (c) 2026 Cindy Wakhidatul Maqfiroh, Ning Wijayanti, Muhammad Aswad
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015321522210.37479/mopolayio.v5i3.162Penguatan Akuntabilitas Syariah UMKM Kuliner Melalui Pendampingan Sertifikasi Halal di Foodcourt Masjid Sabilularsyad Universitas Negeri Gorontalo
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/168
<p style="text-align: justify;"><em>Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman pemilik lapak kuliner di kawasan Foodcourt Masjid Sabilularsyad UNG mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Fokus pengabdian diarahkan pada penguatan literasi halal, kesiapan legalitas usaha, dan akuntabilitas syariah UMKM kuliner. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman pemilik lapak tentang urgensi sertifikasi halal, prosedur pengajuan, serta dokumen yang perlu dipersiapkan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui survei lokasi, identifikasi mitra, koordinasi dengan PINBUK, sosialisasi NIB dan sertifikasi halal, pendampingan awal persiapan dokumen, evaluasi pemahaman peserta, dan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya NIB dan sertifikasi halal sebagai dasar legalitas, kepercayaan konsumen, dan akuntabilitas syariah. Kegiatan ini juga mendorong komitmen awal pemilik lapak untuk melanjutkan pengurusan NIB dan sertifikasi halal.</em></p>Niswatin NiswatinNilawaty YusufDirman DirmanAyub Domili
Copyright (c) 2026 Niswatin Niswatin, Nilawaty Yusuf, Dirman, Ayub Domili
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015323424510.37479/mopolayio.v5i3.168Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada UMKM Olahan Kerupuk Ikan di Kawasan Pesisir Pulau Buluh
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/171
<p style="text-align: justify;"><em>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pesisir, termasuk UMKM pengolahan hasil perikanan di kawasan Pulau Buluh, Kota Batam. Namun, salah satu permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi dalam proses produksi, sehingga aktivitas usaha masih bergantung pada pengalaman dan kebiasaan kerja individu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM dalam menyusun SOP sebagai pedoman kerja yang mendukung efektivitas operasional dan konsistensi kualitas produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, diskusi, serta pendampingan penyusunan SOP sederhana berbasis alur proses (flowchart). Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang didukung dengan observasi terhadap partisipasi peserta dan hasil penyusunan SOP sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi SOP dalam pengelolaan usaha, identifikasi tahapan proses produksi, serta pentingnya dokumentasi aktivitas kerja. Peserta mampu menyusun rancangan SOP sederhana yang disesuaikan dengan kondisi usaha pengolahan kerupuk ikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas manajemen mitra dalam membangun tata kelola UMKM yang lebih terstruktur dan profesional. Pendampingan lanjutan diperlukan agar penerapan SOP dapat berjalan secara konsisten dan menjadi bagian dari sistem kerja usaha.</em></p>Heri SiswantoDevina WistiasariRoni AdiAdelya RifdahM. Irvanni BahriHazimah HazimahMuhammad Ilham FaturrahmanHani Sulistyaningrum
Copyright (c) 2026 Heri Siswanto, Devina Wistiasari, Roni Adi, Adelya Rifdah, M. Irvanni Bahri, Hazimah Hazimah, Muhammad Ilham Fathurrahman, Hani Sulistyaningrum
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-012026-07-015324626010.37479/mopolayio.v5i3.171SMART UMKM Desa: Edukasi dan Pendampingan Manajemen Usaha Berbasis Digital dengan Kearifan Lokal di Desa Madula Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/169
<p style="text-align: justify;"><em>Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, dilaksanakan sebagai program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterampilan manajemen usaha dan literasi digital pelaku UMKM, sekaligus mempertahankan nilai kearifan lokal sebagai keunggulan kompetitif. Metode kegiatan mencakup lima tahapan: persiapan melalui survei dan pemetaan potensi UMKM; perencanaan solusi berupa penyusunan materi dan modul pelatihan; pelaksanaan pelatihan partisipatif meliputi manajemen usaha, keuangan, branding, dan pemasaran digital termasuk praktik pembuatan akun media sosial bisnis; evaluasi menggunakan pre-test dan post-test; serta tindak lanjut untuk keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 58,41 menjadi 77,05, atau naik 31,91%, dengan pergeseran kategori pemahaman dari mayoritas "Kurang" (59,09%) menjadi mayoritas "Baik" (72,73%), terutama pada aspek manajemen usaha, pencatatan keuangan, pemasaran digital, dan branding produk. Program ini juga menumbuhkan motivasi wirausaha, mendorong penguatan ekonomi kreatif, serta kemandirian dan keberlanjutan usaha UMKM di Desa Madula.</em></p>Heniwati GuloYuterlin ZalukhuDelipiter LaseMaria Magdalena Bate'eIdarni HarefaEliyunus WaruwuSukaaro WaruwuMeiman Hidayat WaruwuAferiaman TelaumbanuaOtanius LaiaRobin Markus Putra WaruwuIntan Permata Hati HuluYamolala ZegaOdaligoziduhu HalawaPalindungan LahaguYupiter MendrofaSyah Abadi Mendrofa
Copyright (c) 2026 Heniwati Gulo, Yuterlin Zalukhu, Delipiter Lase, Maria Magdalena Bate'e, Idarni Harefa, Eliyunus Waruwu, Sukaaro Waruwu, Meiman Hidayat Waruwu, Aferiaman Telaumbanua, Otanius Laia, Robin Markus Putra Waruwu, Intan Permata Hati Hulu, Yamolala Zega, Odaligoziduhu Halawa, Palindungan Lahagu, Yupiter Mendrofa, Syah Abadi Mendrofa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-122026-07-125326127310.37479/mopolayio.v5i3.169Sosialisasi Coretax kepada UMKM Paguyuban Fokkus Hebat Wilayah Kecamatan Semarang Selatan
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/173
<p style="text-align: justify;"><em>Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP) tentang UMKM adalah fasilitas omzet tidak kena pajak hingga Rp 500.000.000 per tahun. Pada tahun 2025 Pemerintah meluncurkan Coretax. Tarif Pajak Penghasilan (PPh) UMKM adalah 0,5% dari omzet sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 55 Tahun 2022. Sutriyati adalah salah satu UMKM, mitra dan ketua asosiasi UMKM Fokkus Hebat di Kabupaten Semarang Selatan. Masalah yang dihadapi Mitra adalah memiliki NPWP, tetapi belum mengetahui cara menghitung pajak; cara menyetorkan pajak terutang, melaporkan SPT Tahunan, cara memanfaatkan Coretax dan ada beberapa anggota asosiasi yang belum memiliki NPWP. Solusi yang diberikan adalah memberikan pendidikan pajak mengenai tarif pajak sesuai PP No. 55 Tahun 2022 dikalikan dengan omzet sesudah dikurangi Rp500.000.000 sesuai UU HPP, menghitung PPh, membuat NPWP, membayar pajak terutang, melaporkan SPT Tahunan, dan mengakses Coretax. Hasilnya, para mitra belajar tentang tarif pajak penghasilan UMKM dan mengakses Coretax.</em></p>Candra SafitriAnita DamajantiYuliantiSayoto Makarim
Copyright (c) 2026 Candra Safitri, Anita Damajanti, Yulianti, Sayoto Makarim
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-172026-07-175328529610.37479/mopolayio.v5i3.173Diversifikasi Olahan Ikan Nila Melalui Pemanfaatan Bioflok dalam Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat
https://mopolayio.fe.ung.ac.id/index.php/mopolayio/article/view/158
<p style="text-align: justify;"><em>Potensi desa berbasis bioflok terletak pada kemampuannya dalam meningkatkan produksi perikanan air tawar secara berkelanjutan, menciptakan peluang usaha baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Teknologi bioflok memungkinkan budidaya ikan dengan kepadatan tinggi, kualitas air yang terjaga, serta mendukung diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah hasil perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok bioflok dalam mengolah ikan nila menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti nugget, stik ikan, dan pempek. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan praktik pengolahan ikan nila. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket kepuasan peserta untuk mengukur tingkat pemahaman, manfaat kegiatan, dan kepuasan terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan pembuatan berbagai produk olahan ikan nila, memahami teknik pengemasan produk, serta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pelatihan berdasarkan hasil angket kepuasan. Diversifikasi olahan ikan nila melalui pemanfaatan bioflok diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil budidaya, membuka peluang usaha baru, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat.</em></p>Frahmawati BumuloRadia HafidMamang Kasim
Copyright (c) 2026 Frahmawati Bumulo, Radia Hafid, Mamang Kasim
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-232026-07-235329730510.37479/mopolayio.v5i3.158