Desain Alat dan Potensi Pemanfaatan Sampah Sebagai Sumber Pupuk Kompos Dari Bahan Sampah Organik

  • Irwan Wunarlan Fakultas Teknik

Abstract

Desa Taluduyunu Kecamatan Buntulia merupakan salah satu desa yang terletak di Kota Marisa memiliki jumlah penduduk terpadat, hampir setiap aktivitas manusia tidak lepas dengan menghasilkan limbah baik limbah organik maupun anorganik. Potensi pemanfaatan sampah atau limbah rumah tanga sebagai sumber pupuk kompos belum optimal dilaksanakan dan pengalaman dan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan sampah untuk didaur ulang sangat rendah. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan  metode ceramah dan pelatihan (praktek) langsung mendisain alat pengolah sampah organik menjadi kompos. Pelatihan ini sebagai alternatif solusi penanggulangan sampah dan memberi nilai tambah dalam pengolahan serta penanggulangan sampah menjadi sebuah produk baru melalui keterampilan mengolah sampah menjadi kompos. Hasil kegiatan pelatihan ini mengahasilakan pemahaman tentang sampah yang diolah menjadi pupuk kompos selain itu para para remaja, pemuda karang taruna, ibu-ibu rumah tangga  juga membuat alat Alat Pengolah Sampah Organik (Tong Komposer) dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk menjadi salah satu solusi menanggulangi timbunan sampah perkotaan dan pengentasan pengangguran dengan terbukanya peluang usaha kompos.

Keywords: Desa Taluduyunu, Sampah, Pupuk Organik, Kompos

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim (1987). Pedoman Pengembangan Studi Sampah APK-TS. Proyek Pengembangan Tenaga Sanitasi Pusat. Depkes RI. Jakarta.

Anthoni, H. (2000). Pemamfaatan Sampah dan Usaha Melestarikan Lingkungan. Tiga Serangkai. Solo.

Dewi, L. G. K., Ni Komang, P., & Ni Luh, P. (2012). Pelestarian Lingkungan dan Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Melalui Sosialisasi dan Pelaksanaan Bank Sampah Banjar Umalas Kangin. Akses: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas Ngurah Rai.

Inoguchi, T., Edward, N., & Glen, P. (2015). Kota dan Lingkungan. LP3ES. Jakarta.

Nisandi. (2007). Pengolahan dan Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Briket Arang dan Asap Cair. Seminar Nasional Teknologi (SNT). Yogyakarta.

Sadyohutomo, M. (2008). “Manajemen Kota dan Wilayah: Realitas dan Tantangan.” Bumi Aksara. Yogyakarta.

Subandri, A., et al. (2023). “Pengolahan dan Pemanfaatan Sampah Yang Bernilai Ekonomis dalam Upaya Merawat Lingkungan Guna Menumbuhkan Kreativitas Masyarakat.” Proceeding IUN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sudarmadji. (2014). “Potret Masalah Lingkungan Sekitar Jalan Perkotaan.”. Deepublish. Yogyakarta.

Mencegah Bencana dan Melestarikan Lingkungan di Desa Karangreja. Jurnal Masyarakat Mandiri.:https://doi.org/10.31764/jmm.v5i5.5745

Utiarahman, A. (2009). Analisa Ketersediaan Armada Pengangkutan Persampahan Di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Teknik. FT UNG. Gorontalo

Wibowo, A., & Darwin T. Dj. (2002). “Penanganan Sampah Perkotaan Terpadu.” Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas. RI. Jakarta.

Zulkifli, A. (2015). Pengelolaan Kota Berkelanjutan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Published
2024-05-20
How to Cite
Wunarlan, I. (2024). Desain Alat dan Potensi Pemanfaatan Sampah Sebagai Sumber Pupuk Kompos Dari Bahan Sampah Organik. Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi, 3(2), 90 - 101. https://doi.org/10.37479/mopolayio.v3i2.85
Abstract viewed = 20 times
PDF downloaded = 15 times